Jasa Pembuatan Lapangan Mini Soccer Terbaik di Indonesia



Lapangan mini soccer
Ilustrasi lapangan mini soccer

Sebagian besar pebisnis mengandalkan jasa pembuatan lapangan mini soccer untuk merencanakan pembangunan lapangan dari tahap awal hingga siap dioperasikan. Tingginya minat masyarakat terhadap olahraga sepakbola menjadi salah satu pendorong bisnis penyewaan lapangan semakin dilirik karena dianggap mendatangkan keuntungan yang menggiurkan.

Menjadi pemilik lapangan mini soccer tak hanya menciptakan peluang bisnis yang menjanjikan. Namun juga memperluas peluang untuk bermitra dengan berbagai pihak, mulai dari instansi pendidikan hingga klub sepakbola lokal.Jika Anda yang berminat memulai bisnis lapangan mini soccer, pastikan untuk menyimak pembahasan berikut hingga akhir. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan informasi seputar lapangan mini soccer beserta rekomendasi kontraktor lapangan yang tepat dan terpercaya.

Siap Bangun

Lapangan Olahraga?
Marketing kami siap membantu anda untuk memberikan informasi

Apa Itu Lapangan Mini Soccer?

Sebelum membahas berbagai aspek dalam membangun lapangan mini soccer, ada baiknya Anda memahami definisi lapangan ini terlebih dahulu. Lapangan mini soccer merupakan lapangan sepakbola yang berukuran lebih kecil dibandingkan lapangan sepakbola pada umumnya.

Adapun ukuran standar lapangan mini soccer memiliki panjang sekitar 25 meter hingga 42 meter. Sementara itu, lebar lapangan sekitar 16 meter hingga 25 meter. Material konstruksi lapangan mini soccer pun juga berbeda dengan lapangan sepakbola reguler.

Seperti namanya, lapangan mini soccer dirancang khusus untuk pertandingan berskala kecil dengan jumlah pemain yang lebih sedikit dibandingkan permainan sepakbola biasa. Biasanya, permainan mini soccer terdiri dari lima pemain, termasuk penjaga gawang atau kiper dalam satu tim. Karena faktor jumlah pemain itulah, lapangan mini soccer juga dikenal sebagai lapangan 5-a-side. 

Tak hanya jumlah pemain yang lebih sedikit, durasi permainan mini soccer biasanya juga lebih singkat daripada pertandingan sepakbola reguler, yakni 20 hingga 30 menit per babaknya. Inilah mengapa, pertandingan mini soccer tak kalah populer dengan sepakbola biasa.

Material Konstruksi Lapangan Mini Soccer

Lapangan mini soccer umumnya menggunakan rumput sintetis atau rumput tiruan. Hal tersebut tentu berbeda dengan lapangan sepakbola reguler yang menggunakan rumput alami. 

Penggunaan rumput sintetis pada lapangan mini soccer dinilai lebih tahan lama dan tak terpengaruh oleh perubahan cuaca ekstrem. Hal itu dapat mengurangi biaya perawatan jangka panjang. Di samping itu, penggunaan rumput sintetis memungkinkan Anda memasang sistem drainase yang baik serta mengurangi pertumbuhan rumput liar maupun gulma di sekitar lapangan.

Selain sistem drainase, lapangan mini soccer juga memiliki sejumlah aksesoris yang tak jauh berbeda dengan lapangan sepakbola reguler, seperti gawang, papan skor, papan pengumuman dan informasi, penghalang tepi lapangan, tribun, hingga aspek pencahayaan.

Berbagai aksesoris pada lapangan mini soccer tersebut memerlukan material berkualitas serta memenuhi standar keamanan. Dengan demikian, lapangan mini soccer dapat digunakan dengan aman dan nyaman bagi pemain maupun penonton.

Itulah sebabnya, membuat lapangan mini soccer membutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang agar hasil pembangunannya maksimal.

Lapangan mini soccer outdoor
Lapangan mini soccer outdoor


Persiapan Pembuatan Lapangan Mini Soccer

Terdapat sejumlah persiapan yang harus diperhitungkan saat Anda memutuskan untuk membangun lapangan mini soccer, di antaranya:

1. Kesiapan lahan

Langkah paling awal saat akan membangun lapangan yakni kesiapan lahan yang mencakup pemilihan lokasi serta pengukuran lahan sesuai standar yang berlaku. Pada tahapan ini pula, pastikan Anda mempertimbangkan berbagai faktor, seperti aksesibilitas, hinga perizinan lahan. 

2. Pemilihan material

Setelah lahan sudah disiapkan dari segi ukuran dan perizinan, Anda perlu memilih jenis material pada lapangan mini soccer. Material tersebut meliputi pondasi sesuai jenis permukaan lapangan yang akan dibangun.

Misalnya saja, ketika Anda memutuskan untuk menggunakan rumput sintetis untuk permukaan lapangan. Maka Anda memerlukan material substrat yang tepat serta memilih lapisan pelindung yang tepat.

Kemudian, pertimbangkan pula material untuk fasilitas pendukung, seperti gawang, pagar pembatas, papan skor, pencahayaan, dan berbagai perlengkapan lainnya sesuai kebutuhan lapangan.

3. Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Selanjutnya Anda harus menyusun anggaran biaya yang meliputi estimasi biaya konstruksi, biaya material, biaya izin dan persetujuan, hingga biaya tambahan seperti perawatan dan peralatan lapangan.

Agar lebih terinci dan efektif, Anda bisa membuat daftar kontraktor potensial yang menawarkan layanan sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda.

4. Penentuan harga sewa lapangan

Apabila RAB sudah disusun secara detail, tak ada salahnya untuk menentukan harga sewa lapangan. Pastikan Anda melakukan riset pasar agar harga tetap kompetitif sesuai dengan standar pasar.

Perhitungkan pula sejumlah faktor seperti lokasi, kualitas lapangan, hingga fasilitas yang nantinya akan ditawarkan pada pelanggan.

5. Pemilihan kontraktor lapangan yang tepat

Memilih jasa kontraktor lapangan termasuk tahap persiapan yang harus diperhitungkan dengan matang. Pastikan Anda memilih jasa kontraktor lapangan mini soccer yang sudah terbukti berpengalaman di bidangnya. Bila perlu, periksa portofolio proyek yang sudah dikerjakan oleh kontraktor tersebut.

Selain itu, pastikan kontraktor lapangan sudah mengantongi izin dan lisensi agar proyek dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Tahap Pembuatan Lapangan Mini Soccer

Ketika seluruh persiapan membangun lapangan mini soccer di atas sudah dilakukan, Anda juga perlu memahami berbagai tahapan dalam membuat jenis lapangan yang satu ini, di antaranya:

1. Pembuatan pondasi

Tahap awal dalam membangun lapangan mini soccer ialah pembuatan pondasi. Umumnya, proses yang satu ini mencakup pengukuran lahan serta penandaan area yang akan dibangun. Pada tahap ini pula, penentuan posisi gawang dan batas lapangan harus dilakukan.

Tak hanya itu, pembuatan pondasi juga mencakup pembersihan area di sekitar lapangan serta penggalian permukaan tanah. Setelah penggalian dilakukan, tanah akan kembali dipadatkan agar pondasi lapangan tetap kuat dan stabil.

2. Pemasangan sistem drainase

Sistem drainase memiliki peranan penting karena membawa sejumlah manfaat, di antaranya untuk menghindari terjadinya genangan air saat musim penghujan, mengurangi risiko perubahan permukaan, hingga menjaga keselamatan pemain agar terhindar dari risiko cedera.

Di samping itu, penerapan sistem drainase yang baik memungkinkan Anda mengurangi biaya perawatan dalam jangka panjang. Ini dikarenakan lapangan mini soccer dengan drainase yang baik dapat mengatasi masalah kerusakan akibat genangan air yang berpotensi meningkatkan kelembapan.

3. Pembangunan lapangan mini soccer

Setelah sistem drainase terpasang, proses membangun lapangan mini soccer bisa dilakukan. Biasanya, tahap pembuatan lapangan mini soccer mencakup pemasangan rumput sintetis hingga pemeliharaan sistem drainase agar tetap berfungsi dengan baik.

Ilustrasi kontraktor lapangan mini soccer
Ilustrasi kontraktor lapangan mini soccer

Tips Memilih Jasa Kontraktor Lapangan Mini Soccer

Proyek pembangunan akan lebih maksimal jika Anda menggunakan jasa pembuatan lapangan mini soccer yang tepat. Agar tak salah pilih, berikut beberapa tips menentukan jasa kontraktor lapangan yang bisa Anda terapkan:

  1. Pastikan kontraktor sudah terbukti berpengalaman dalam menjalankan berbagai proyek lapangan mini soccer.
  2. Pastikan pula kontraktor yang Anda pilih sudah memiliki lisensi dan perizinan sesuai standar hukum dan keamanan.
  3. Periksa hasil kerja atau portofolio proyek yang sebelumnya dikerjakan oleh kontraktor yang Anda pilih. Ini akan mempermudah Anda dalam menilai kualitas pekerjaan yang mereka lakukan.
  4. Pertimbangkan kembali penawaran harga dari kontraktor. Pastikan harga tersebut masih sesuai dengan RAB yang telah Anda susun.
  5. Jangan lupa untuk menyusun kontrak kerja sama dengan jelas, meliputi detail proyek, jadwal pembangunan, rincian biaya, dan berbagai hal penting lainnya.

Lima tips di atas wajib Anda terapkan saat memilih jasa kontraktor lapangan mini soccer. Jika Anda sedang mencari partner dalam membuat lapangan mini soccer yang sudah berpengalaman di bidangnya, Raga Sport Flooring menjadi pilihan yang tepat.

Kami sudah dipercaya oleh berbagai kalangan, mulai dari perorangan, instansi pendidikan dan pemerintah, BUMN, hingga perusahaan swasta. Sebab, Raga Sport Flooring mengutamakan komitmen untuk memberi pelayanan terbaik bagi Anda.

Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, kami menjamin kualitas layanan dan profesionalitas dalam pengerjaan berbagai jenis proyek, termasuk pembuatan lapangan mini soccer. Selain itu, kami siap menjadi mitra terpercaya mulai dari proses inisiasi dan desain lapangan, perencanaan, pelaksanaan proyek, hingga tahap uji coba lapangan. 

Anda juga tak perlu memusingkan biaya pembangunan lapangan. Sebab, kami menawarkan harga sesuai ukuran lahan tanpa mengurangi kualitas material serta layanan dari awal perencanaan hingga tahap akhir proyek.Kini giliran Anda membangun bisnis penyewaan lapangan mini soccer dan raih peluang sebesar-besarnya. Hubungi Raga Sport Flooring sekarang untuk berkonsultasi dan mendapatkan informasi lengkap seputar pembuatan lapangan mini soccer, langsung dari tim profesional kami!

Siap Bangun

Lapangan Olahraga?
Marketing kami siap membantu anda untuk memberikan informasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


RagaSport Flooring adalah perusahaan yang berdiri sejak 2011, bergerak di bidang jasa spesialis flooring olahraga.
Our Contact
Perum Wisma Katang, Blk. B No.18, Katang, Sukorejo, Kec. Ngasem, Kediri, Jawa Timur

 2024 PT Ragasport Gunawan Mandiri. All Right Reserved.